Kesepakatan Pertemuan Nasional Imunisasi dan Surveilans Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I)

Kesepakatan Pertemuan Nasional Imunisasi dan Surveilans

Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I)

Sesi IDAI

Bekasi, 29 Februari 2016

 

Seluruh anggota IDAI bersepakat untuk mendukung dan mengamankan program imunisasi, surveilans Acute Flaccid Paralysis (AFP) serta

PD3I nasional, khususnya: eradikasi polio, eliminasi campak dan pengendalian rubela/CRS.

Peran Dokter Anak dalam Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN)

  1. Melakukan pertemuan sosialisasi di IDAI cabang masing-masing, memasang KIE di tempat praktik, menyampaikan informasi tentang PIN baik secara langsung maupun tidak langsung di media cetak atau elektronik
  2. Memberikan imunisasi polio saat PIN di tempat praktik/RS berkoordinasi dengan Puskesmas/Dinkes setempat dalam hal penyediaan vaksin dan formulir pencatatan serta pelaporan
  3. Memberikan tata laksana Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) sesuai SOP
  4. Melaporkan hasil pemberian imunisasi, sisa logistik, dan KIPI kepada Puskesmas/Dinkes

Peran Dokter Anak dalam Pelaksanaan Switching tOPV (trivalent Oral Polio Vaccine) ke bOPV (bivalent Oral Polio Vaccine)

  1. Melakukan pertemuan sosialisasi pelaksanaan switching di RS, simposium, dll
  2. Melaporkan jumlah vaksin tOPV yang dimiliki ke Puskesmas/Dinkes setempat
  3. Berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penarikan vaksin tOPV
  4. Turut memantau proses switching vaksin tOPV ke bOPV bersama anggota IDAI yang lain

Peran Dokter Anak dalam Crash Program Campak (CPC)

  1. Pertemuan sosialisasi kepada anggota IDAI/IDI di 183 kabupaten/kota, memasang KIE di tempat praktik, menyampaikan informasi tentang CPC baik secara langsung maupun tidak langsung di media cetak atau elektronik
  2. Memberikan imunisasi campak saat CPC di tempat praktik/RS berkoordinasi dengan Puskesmas/Dinkes setempat dalam hal penyediaan vaksin dan formulir pencatatan serta pelaporan
  3. Memberikan tatalaksana KIPI sesuai SOP
  4. Melaporkan hasil pemberian imunisasi, sisa logistik dan KIPI pada Puskesmas/Dinkes

Peran Dokter Anak dalam Meningkatkan Cakupan Imunisasi Rutin termasuk Manajemen Vaksin dan Rantai Dingin (cold chain)

  1. Menyampaikan informasi pada masyarakat tentang imunisasi dasar dan lanjutan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui media cetak atau elektronik
  2. Menyampaikan usulan kebutuhan vaksin dan menjaga mutu vaksin sesuai dengan SOP
  3. Menyampaikan laporan hasil imunisasi, sisa stok vaksin dan KIPI darivaksin yang disediakan oleh pemerintah secara rutin kepada Dinkes. Laporan akan dilakukan secara rutin dan proaktif oleh Puskesmas/Dinkes
  4. Memberikan tatalaksana KIPI sesuai SOP
  5. Melakukan koordinasi secara intensif dengan Dinkes dalam pelaksanaan program imunisasi

Peran Dokter Anak dalam Meningkatkan Penemuan dan Pelaporan Kasus AFP dan PD3I Lainnya

  1. Menyampaikan informasi pada anggota IDAI mengenai pentingnya penemuan dan pelaporan kasus AFP dan PD3I lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui media cetak atau elektronik
  2. Memberikan tata laksana kasus AFP dan PD3I lainnya baik di RS maupun di tempat praktek swasta sesuai SOP dan mencatat kasus tersebut untuk dilaporkan ke Puskesmas/Dinkes.
  3. Menyampaikan laporan adanya kasus AFP dan PD3I lainnya melalui Puskesmas/Dinkes
  4. Melakukan koordinasi secara intensif dengan Dinkes dalam pelaksanaan program surveilans AFP dan PD3I lainnya
 

Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia
Ketua

 

Dr.dr. Aman B. Pulungan, Sp.A(K)