Pedoman Organisasi Dan Tata Laksana Kerja Majelis Kehormatan Etik Kedokteran

Kompendium ini merupakan suatu pedoman dari 'hukum dalam keadaan bergerak' atau 'fisiologi', pasangan sekaligus kelengkapan dari Kode Etik Kedokteran Indonesia yang merupakan 'hukum dalam keadaan diam' atau 'anatominya. Selama ini, kompendium ini belum dirasakan perlunya karena masih dapat diatasi oleh Standar Prosedur Operasional yang lebih praktis dengan tradisi penyidangan yang 'turun temurun'. Para pengurus IDI, teman sejawat yang disidangkan oleh MKEK maupun pihak-pihak di luar IDI masih secara sosiopsikologis mempercayai integritas kelembagaan maupun kepengurusan MKEK. MKEK saat itu bahkan hingga kini di banyak provinsi, merupakan satu-satunya lembaga penegak etika kedokteran sejak berdirinya IDI. MKEK dalam peran kesejarahannya mengemban juga sebagai lembaga penegak disiplin kedokteran sebelum kini dipegang oleh MKDKI.