Sehat, Aman, dan Nyaman Merayakan Hari Kemenangan bagi Anak dengan Diabetes Melitus Tipe 1


Setelah sebulan berpuasa Ramadhan, kehadiran Idul Fitri pasti dinantikan oleh seluruh umat Muslim. Selain saling bermaafan, Hari Kemenangan selalu dirayakan dengan beragam makanan dan minuman yang tentunya sangat menggugah selera. Tentu anak dengan diabetes melitus tipe 1 (DM tipe 1) pun ingin turut serta dalam perayaan ini. Namun ada beberapa rambu yang perlu dicermati agar anak dapat menikmati keriaan tanpa komplikasi.

Selepas bulan Ramadhan, pola penyuntikan insulin kembali pada pola dan dosis sebelum bulan puasa. Selama perayaan Idul Fitri, anak dengan DM tipe 1 perlu menyesuaikan porsi makanan dengan dosis insulin yang disuntikkan, agar terhindar dari ketoasidosis (komplikasi akibat tingginya gula darah). Berikut beberapa tips yang dapat membantu penyandang DM tipe 1 agar dapat menikmati beragam sajian hari raya bebas ancaman ketoasidosis.

 

 

 

  1. Makan secukupnya. Setelah sebulan berpuasa memang mudah untuk merasa ingin balas dendam dan menyantap semua hidangan lezat di depan mata. Namun sebaiknya anak dengan DM tipe I tetap mengontrol porsi dan jenis makanan.
  2. Tetaplah menyuntik insulin dengan dosis yang sesuai. Walau disibukkan dengan aktivitas silaturahmi bersama keluarga, jangan melupakan jadwal menyuntik insulin.
  3. Pilih karbohidrat yang berserat tinggi serta rendah indeks glikemik dan beban glikemiknya. Indeks glikemik adalah peringkat makanan berdasarkan kecepatannya dalam melepaskan glukosa dalam aliran darah, sedangkan beban glikemik adalah besar efek makanan tersebut terhadap gula darah.
  4. Perhatikan rasio insulin-karbohidrat. Perhitungan jumlah karbohidrat perlu dilakukan agar kebutuhan insulin dapat disesuaikan. Sebagai contoh, rasio apabila menggunakan rasio insulin-karbohidrat 1:20, maka untuk setiap 20 gram karbohidrat yang akan dimakan, harus disuntikkan 1 unit insulin. Jika anak akan mengonsumsi 40 gram karbohidrat, maka dosis insulin yang harus disuntikkan menjadi 2 unit.
  5. Periksa gula darah secara teratur. Di tengah hingar-bingar suasana hari raya, pemantauan kadar gula darah sering terlupakan sehingga penderita diabetes tetap menyuntik insulin tanpa mengetahui kadar gula darahnya. Memeriksa kadar gula darah secara teratur sebelum dan sesudah makan makin penting pada saat hari raya, agar koreksi gula darah dapat segera dilakukan jika kadarnya di atas target yang telah ditetapkan.

 

Dengan kontrol yang baik, anak dengan DM tipe I dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman tanpa ancaman komplikasi.

Disadur dari Buletin IKADAR (Ikatan Keluarga Penyandang Diabetes Anak dan Remaja) edisi Juli 2013


Silahkan bagikan artikel ini jika menurut anda bermanfaat bagi oranglain.